Thanks…

Millions thanks to:
Mas Didit as the Mr. Burger management
Ade, Hazu, Antiq, Rina, Yuki, Christine, Sheero, Ari,Willy who attend the Coin Collecting Day II
Ryo, Mutia, Deny, Nariz, Adit, Harris, Linda, Ilham, Yuse, Altri, Prima, Anank, Iben as the coins collectors
(mohon maaf jika ada kesalahan penulisan nama atopun ketiadaan gelar baik gelar sapaan maupun gelar akademik)

Thirty days has gone….
This is the time for us….
To see how the smiling face can be or cannot be….
Through the coins we’ll have today….
Again…. For the second chance…..

Mr. Burger adalah tempat aku ngabisin detik selayaknya lagunya kotak tik tik tik waktu berdetik…. Sebenernya sih aku gag suka burger for some reasons: it is junk food, bikin gendut, harganya mahal, de el el. Tapi akhirnya kesini juga ku langkahkan kaki buat setor celengan karna berdasar sms yang aku trima, invitation yang aku buka di facebook, and undangan yang di post di wordpress, di sini tempatnya coin collecting day 2. Oke lah, demi gerakan ini, ku kalahin pantanganku buat ke tempat burger (bukannya kalo ke Mr. Burger doesn’t mean kamu kudu makan burger yak? hehe).

Undangannya jam enam lewat limabelas daku sampe di sana juga jam enam limabelas… uhm… honestly, jam enam duapuluh. Udah ada dua coiners yang sedang pesen burger yang akhirnya nyapa aku and kita siapin segala persiapan buat CCD 2. Pasang banner, keluarin toples, setor koin, matengin agenda CCD kali ini, and dikit tepe-tepe ama yang beli burger di tempat itu… hahaha!!!! Sempet-sempetnya tho yo?! Dan tentu saja menyampaikan ijab qobul titipan koinnya temen2 yang kebetulan berhalangan dateng pada hari itu…. (kalo sakit perutnya, minum kiranti ya…)

Detik demi detik berlalu, akhirnya dateng beberapa coiners. Ada yang setor coin terus capcuz karna ada urusan lain, ada juga yang menetap buat ngobrol2 and mbahas tentang agenda CCD II yang berbunyi:

• Nentuin nominee buat disurvey lapangan
• Nentuin mekanisme pemberian bantuan
• Mbentuk tim survey lapangan

IMG_0044

Setelah bdiskusi di meja kotak (mejanya Mr. Burger bentuknya kotak) selama kurang lebih 2400 detik, akhirnya deklarasi meja kotak pun tercipta:

• Dek Dewa, Dyah, Amelia, and Hendi are those who will be surveyed
• Tim survey udah kebentuk beres
• Mekanismepemberian bantuannya, lewat wali kelas and tiap bulan bakal ada X rupiah given. At the end of the month, kita bakal tarik sisanya and give another X Rupiah given. Nah, sisa uang tiap bulannya bakal jadi kas si adek yang at the end buat uang cadangan ketika ada kebutuhan mendadak buat pendidikannya diya.

post4

post5

Deklarasi meja kotak ini gag luput dari input temen2 coiners and droppers yang ternyata, baik disadari ataupun enggak disadari, ada maupun tiada, ada lima puluh persen wajah baru yang hadir di CCD 2 kali ini:

• Willy -> kayak nama ikan paus yak? Yang sama cumin itemnya doank… and kemauannya yang FREE untuk bisa ngebantu anak2 lewat koin. Diya termasuk salah satu pencetus Jogja Coin A Chance yang baru sempet dateng di CCD 2 ini. He’s cool… dikit kata banyak kerja… hehe

• Yuki and Catherine -> Mas Yuki yang tak diketahui gimana potongan rambutnya karna diya pake slayer di kepala dan mbak Chaterine yang menyenangkan ini tau CFA dari temennya. And mereka nyadar kalo emang somehow, koin bisa jadi sangat berguna. Mereka emang nyisihin koin biasanya buat genep2 beli permen yang harganya cepek-an, and kebutuhan2 laen. Lewat CFA ini, diya berharap that we can get the biggest thing from the smallest one.

• Ari -> mbak cantik yang berjilbab ini satu-satunya droppers yang dateng sebage tanggepan aktif atas gerakan kita via internet. Salut empat jempol ngangkat deh buat diya yang atas kemauannya sendiri berusaha buat cari tau tentang gerakan kita, kumpulin koin, and akhirnya dateng sendiri atas undangan kita. Kita tunggu mbak ari-mbak ari lainnya yach…. (kalo yang di jamakin ‘ari’nya doank, gag enak kata2nya jadinya. “mbak ari-ari”?)

• Sheero -> diam adalah emas. Mungkin itu prinsipnya mas yang satu ini…. Yang penting actionnya kan yak? Nah, usaha diya juga gag tanggung2 buat ngumpulin koin. Uang kertasnya sengaja diya tukerin ke dalam bentuk koin biar bias dapet essence dari gerakan kita: kudu ngumpul koin. Hehe… padahall, gak koin juga gak masalah, yang penting niatnya atuh…. Ohiya mas, salam buat shinchan ya!!!!
Oke dech! Tampaknya cukup sekian laporan dari saia tentang CCD 2 yang ditutup dengan penyebaran koin and pembindelan koin per seribu yang akhirnya CCD 2 ini ngehasilin Rp.400.100,00.

post1

post2

post3


SALAM KOIN!!!! KRINCING!


This is the time for us….
To see how the smiling face can be….
Through the coins we have today….
Again…. For a chance…..


written by : Karlina