Report Voluntary Building

Hari / tanggal              : Sabtu – Minggu / 8 – 9 Desember 2012

Lokasi                        : Omah Jawi Kaliurang

Jumlah peserta          :  + 30 orang dari CAC Jogja, Semarang dan Palu

 

“..Mari Bervoluntary dengan Menyenangkan..”

 

Halooo..hai..hai..apa kabar semua? Mau sharing nih tentang kegiatan kita Voluntary Building kemaren nih, hari Sabtu – Minggu tanggal 8 – 9 Desember 2012 ^_^

Tujuan diadain acara ini adalah untuk memupuk rasa bangga kita sebagai volunteer dari Coin a Chance. Hari Sabtu kegiatan Voluntary Building dimulai jam 2 siang kira – kira, kita semua datang dengan gembira. 30 orang pahlawan pendidikan duduk melingkari ruangan dengan semangatnya. Kegiatan dimulai dengan perkenalan dari tim trainer Up Training Management, terus dilanjutin sama mas Antok ngejelasin tentang sejarah Coin a Chance & perjalanannya bisa sampai Jogja gerakan ini serta tujuan diadainnya voluntary building..

Sdikit cerita nih dr apa yg dijelasin mas Antok, gimana sih bervoluntary dg menyenangkan di Coin a Chance? Nah..kita punya ini nih CARE..apa itu?

C.A.R.E.

Compassion   :

Sebuah semangat untuk membantu orang lain yang keluar dari “kasih” seseorang terhadap orang lain yang ada di sekitarnya. Semangat yang timbul atau muncul dari dalam hati kecil. Inilah kenapa voluntary muncul secara ikhlas tanpa imbalan dari hati seseorang. Bagi kami Voluntary ketika sudah cukup membebani, kami selalu memberikan ruang atau waktu bagi rekan-rekan untuk “rehat” sejenak dan memberikan kebebasan waktunya untuk melakukan hal lain.

Contohnya      : Orang yang berminat membantu via CAC, ex. coiners, coin droppers, donatur

Action             :

Sebuah semangat voluntary, membantu orang lain tidak aka nada hasilnya jika tidak direalisasikan terhadap lingkungannya . Secara pribadi kami selalu yakin bahwa orang yang datang ke Coin a Chance! adalah orang-orang yang mau merealisasikan semangat social mereka ke dalam sebuah media yang mampu mengakomodasi mereka.

Contohnya      : Orang-orang yang datang ke acara-acara CAC pasti memiliki willing to know (Apa itu CAC?, Bagaimana kegiatannya?, Gimana cara saya bisa terlibat?)

Respect                       :

Semangat Voluntary tentu tidak akan terealisasi dengan baik maupun sempurna jika tanpa ada rasa RESPECT terhadap sekitarnya. Dalam setiap kegiatan voluntary, “bersama selalu lebih baik daripada sendirian”. Ketika setiap orang memiliki semangat RESPECT ini maka kita dapat melakukan hal yang lebih baik lagi untuk orang lain karena kita mengerjakannya bersama-sama

Contohnya      : Mengajak rekan kiri kanannya untuk terlibat dalam CAC. Setiap orang akan selalu senang dan bahagia ketika ada orang yang respek terhadap dirinya, dihargai dan dianggap mampu membantu.

Eager              :

Setiap orang yang memiliki semangat untuk maju yang dikemas dalam 3 semangat sebelumnya tentu akan semakin berguna bagi orang lain. Semangat EAGER ini ditanamkan dalam diri seseorang bahwa keinginan kuat untuk maju tidak hanya terdapat dalam motivasi karir, bisnis, tapi juga dalam bervoluntary. Setiap orang yang memiliki semangat untuk maju dan lebih baik pasti akan mampu mengajak orang lain di sekitarnya untuk ikut maju dan lebih baik.

Contohnya      : Para pendamping adik asuh, selalu berusaha agar adik asuhnya ikut sukses dan berhasil bersama dirinya.

Selain C.A.R.E, kita juga punya ini lho, PRO.C.EL.L, apakah itu? Ini dia :

 

Proactive        :

Proaktif, dalam kegiatan social dan program-programnya semangat proaktif dimiliki oleh team sebagai kesatuan yang saling membantu  secara internal maupun eksternal. Internal ketika memback-up rekan-rekan volunteer lain yang ada, eksternal ketika menangkap isu maupun hal yang terkait dengan kegiatan CAC. Kami mengenalnya dengan “peka dan peduli”

Contohnya      : Setiap volunteer proaktif dalam menangkapisu pendampingan, lalu dishare di forum, isu adik asuh lalu di share di forum

Creative          :

Kreatif, dalam kelangsungan segala kegiatannya Coin a Chance! berusaha menangkap dinamika social yang ada baik dalam program-programnya maupun dalam korelasinya dengan pihak-pihak yang ada di sekitar Coin a Chance. Coin a Chance! berusaha membuat program-program yang menarik, kreatif, dan memiliki essensi khususnya terhadap anak-anak asuh Coin a Chance!

Contohnya      : Membuat program-program yang esensinya baik untuk adik asuh ex. Piknik koin

Evalutaive      :

Coin a Chance! selalu berusaha mengevaluasi segala macam kegiatan yang dilaksanakannya demi segala perbaikan program-program Coin a Chance! ke depan.

Contohnya      : Advisory gathering, CCD yang membahas keberlanjutan kegiatan CAC

Leadership     :

Kepemimpinan, yang mengemas segala kesatuan voluntary dalam team di Coin a Chance! selalu berujung pada Kepemimpinan. Kepemimpinan ini luas artinya. Baik secarfa organisasi bagaimana ketika seorang pemimpin (bukan konteks jabatan) tahu kapasitas orang-orang yang dipimpinnya, memberi ruang gerak untuk berekspresi dan membantu membuat sebuah keputusan besar dalam menentukan sesuatu. Setiap volunteer di CAC dapat menjadi leader bagi rekan-rekannya di CAC baik di dalam program kegiatannya, maupun dalam keseharian Coin a Chance! dengan anak-anak asuhnya.

Contohnya      : Setiap coordinator acara, penanggung jawab pendampingan, bendahara, coordinator publikasi bahkan regional coordinator memimpin rekan-rekannya dalam setiap program kegiatan CAC

Nah, itu yg dijelasin sama mas Antok sebagai pembuka..setelah itu, gantian tim trainer dr Up Training Management, kakak2 ini berbagi ilmu tentang apa itu relawan (volunteer) & gimana caranya menjaga semangat itu. Kita dijelasin gimana menghadapi perilaku anak2 dari usia SD – SMA, bagaimana mencari solusi dari apa yg dialami ade’2 asuh, bagaimana pendekatannya ketika mereka ada masalah. Di sela-sela materi, kita dikasi games-games yang seru juga, yang melibatkan kerjasama & kekompakan tim, ada memindahkan kelereng menggunakan sumpit yg bila kelereng jatuh harus mengulang lg dr awal, melempar buah jeruk. Setelah itu, malamnya kita diminta untuk membuat tim, setiap tim terdiri dari 6 – 8 orang dan terbentuklah tim dengan nama yang lucu – lucu yaitu hardjawi, acenk, kuning dan ching ching. Setelah tim – tim ini terbentuk, kita diharuskan menghapal jingle Coin a Chance dan membuat yel – yel. Ada satu hal yang bikin merinding lho, bukan hantu siy..hahaha..tapi ketika kita semua latihan nyanyiin jingle Coin a Chance bareng – bareng yg dipimpin sama Karlina.

Pagi harinya, kita semua olah raga bareng & bersiap untuk ikut outbound, semua bersiap, dan diawali dengan menyanyikan jingle & memperagakan yel – yel masing – masing. Games yang ada di kegiatan outbound ini diantaranya ada mine field (ladang ranjau) di mana kita harus memilih jalan yg bener utk sampai diujung arena, ada membuat menara yg diujung menaranya harus bisa menahan sebuah telur, ada memindahkan air dari ember kedalam botol, dan yg paling menarik adalah games semua harus merasakan di mana semua anggota tim harus memakan makanan yg ada dalam box roti yg isinya macem – macem, diantaranya ada terasi, cabe, waffer, roti tawar, di games ini, ada anggota tim yg berhasil  dan ada juga yg memilh utk tiduk ikut memakan karena nggak suka sama apa yg didapat timnya, games finalnya adalah menjaga 2 lilin yang diibaratkan sebagai Coin a Chance dan adek- adek asuh tetap menyala dengan berjalan beriringan membentuk lingkaran dengan rintangan berupa dilempari plastik berisi air oleh kakak – kakak Up Training Management, sekali mencoba gagal, dua kali mencoba hampir berhasil, dan yang ketiga kalinya inilah kita berhasil sampai di garis aman, kita semua bersorak gembira, semua senang, terharu. Banyak hal yang kita dapet dr kegiatan ini, diantaranya, kita diajak untuk mampu bekerja dalam tim yg solid, saling percaya, mengingat tujuan dari Coin a Chance yaitu membantu adek – adek asuh meraih mimpi mereka. Sebuah pengalaman yang luar biasa, yang akan diingat & diterapkan dalam menjalankan gerakan Coin a Chance, dalam menjadi relawan..sekian cerita dari kami Voluntary Building Coin a Chance Jogja, Semarang & Palu.

@Ardhi_Qeju