Mengembangkan Bakat Adik Asuh Bersama CAC

back to school

back to school

Halo, Coiners… Sudah masuk 2016. Apa harapan coiner di tahun ini? Sama halnya dengan coiners, CAC juga punya harapan di tahun ini. Mengingat, akhir tahun kemarin, Yogyakarta Coin A Chance (YCAC) telah melakukan serah terima jabatan. Artinya, YCAC punya coordinator baru!

Nah, untuk tahun 2016 Koordinator Regional dijabat Triaji Bayu Prasetyo (Aji), Divisi Pendampingan oleh Abu Rahman Hakim (Abu), Divisi Event diampu Anjasswari Fatona Dewi (Anjas), Divisi Kreasi dikelola oleh Wedar Pamularsih (Wedar), Untuk Divisi Administrasi ada Shabrina Kuswandari (Shabrina), dan Divisi Keuangan diatur oleh Dian Indriyani (Indri).

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, CAC punya harapan khusus dan harapan umum di tahun ini. Seperti salah satunya adalah fokus pendampingan adik asuh CAC kali ini tidak hanya di bidang akademik, melainkan juga pendampingan bidang non-akademik. Rencananya, akan ada kegiatan non-akademik tiap dua bulan sekali, seperti kegiatan olah raga atau kegiatan kesenian tradisional.

Adik asuh tidak hanya diajak untuk semangat sekolah, tetapi juga diajak untuk mengembangkan bakatnya. Menurut Aji, kondisi saat ini tidak hanya menuntut orang untuk pintar dalam hal akademik, tetapi harus ada bekal lain. “Kita harus punya keterampilan yang bisa digunakan sebagai nilai plus. Tidak hanya pintar di bidang akademik, tapi pintar bakat juga” ujar pria yang telah bergabung di YCAC sejak tahun 2014.

Sedangkan di tahun 2016, YCAC punya target mengajak lebih banyak lagi orang untuk berbagi. Penyebaran proposal kerja sama, CSR dan mengajak donator baru adalah cara yang dilakukan. Target ini diusung melihat kondisi akademik adik asuh. Menurut Aji, hal ini perlu dilakukan karena, Adik asuh semakin meningkat tingkat pendidikannya, maka biaya beasiswa mereka juga semakin besar.

OLEH : Faqihuddien Abi Utomo
EDITOR : Yusril Riza M.