Maskot dan Logo Baru, Representasi Visual CAC Jogja

maskot YCAC

maskot YCAC

Halo, apakabar sahabat koin!

Di artikel kali ini, kami mau memperkenalkan “keluarga krincing!” nih. Siapakah keluarga krincing? Nah keluarga krincing ini adalah sebuah keluarga yang terdiri dari bapak, ibu dan dua anak.  Keluarga krincing merupakan maskot baru dari Yogyakarta Coin A Chance!

Kami menyadari bahwa setiap anak memiliki talent masing-masing. Setiap adik asuh YCAC memiliki bakat masing-masing yang tidak bisa disamakan melainkan untuk dioptimalkan. Ada adik asuh yang pintar dalam berorganisasi, pintar dalam akademik, pintar dalam olahraga dan lainnya. Melihat kenyataan itulah selanjutnya kami mendefinisikan sosok Mas Iko dan Dek Oin sebagai anak dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Mas Iko lebih unggul dibidang akademik dan kegiatan outdoor, sedangkan Dek Oin berbakat dalam bidang seni dan ekspresif. Namun karena karakter Dek Oin yang ekspresif ini, Dek Oin lebih sensitif menanggapi sesuatu. Hal ini dilengkapi oleh sifat Mas Iko yang melindungi dan mengayomi. Kedua kakak beradik ini meski berbeda namun saling melengkapi.

Sama halnya dengan orang tua Dek Oin dan Mas Iko yaitu Pako dan Buko (Bapak Koin dan Bu Koin), kami merepresentasikan Pako dan Buko sebagai sosok yang melindungi anak-anak mereka. Buko divisualisasikan dengan kaleng, sesosok ibu yang “nrimo”, aspiratif, pengertian dan siap mendengarkan keluh kesah dari tiap anggota keluarga.

Pako divisiualisasikan dengan koin yang memakai blangkon. Kita tahu bahwa Yogyakarta merupakan daerah dengan kebudayaan dan tradisinya sangat kental. Disini, blangkon batik yang digunakan oleh Pako merepresentasikan gerakan YCAC yang memang berfokus di daerah Yogyakarta. Pako merupakan sosok yang serius, minim ekspresi namun tegas. Pako adalah sosok ayah yang bertanggung jawab. Apapun yang terjadi pada keluarga krincing,

Pako akan menjadi ayah yang tegas dan konsisten. Namun demikian, Pako terkadang kurang bisa menyampaikan perasaannya. Beruntunglah Pako mempunyai Buko yang pengertian ya! Kedua orang tua ini diharapkan bisa menjadi pelindung dan tempat anak-anaknya menyampaikan ide. Pako dan Buko merepresentasikan kita semua, kakak asuh, donatur, orang tua, dan semua pihak yang berpartisipasi mendukung kelancaran pendidikan adik asuh. Semoga kita semua bisa menjadi pribadi yang bisa mengayomi orang lain.

Dalam keluarga ini, tiap anggotanya memiliki kekurangan dan kelebihan. Kekurangan dan kelebihan itu coba kami visualkan dalam sebuah keluarga dengan karakter yang berbeda namun saling melengkapi satu sama lain, untuk selanjutnya bersatu dan berjuang bersama. Lebih khusus, keluarga krincing adalah keluarga yang bahagia dan harmonis.

Dek Nabil, dek Panji, dek Renitha dan dek Rochim ^^ #coinachance #cacjogja

A post shared by Yogyakarta Coin A Chance (@cacjogja) on

 

Selanjutnya logo kami pun sekarang sudah ganti lho… Dari logo yang memanjang menjadi bulat. Why? Terinspirasi dari bentuk koin yang bulat, kami memaknai logo baru dengan “create a chance from a coin”. Hal ini dipertegas dengan slogan yang ada pada logo yaitu “it’s simple to care others, just share your coin”. Bahwasanya, berbagi tidaklah susah, dengan koin kita bisa membuka kesempatan baik untuk mereka yang membutuhkan. Sesederhana itu.

Sekali lagi, mengapa keluarga koin? Because YCAC is more than a community, we are FAMILY! Mengapa mereka berbentuk koin? Because we are Yogyakarta Coin A Chance! From Coin to be A Chance! Salam Krincing!

 

Wedar- Div Kreasi YCAC!