6th CAC Yogyakarta Anniversary “CAC BERBAGI”

penyerahan sumbangan

penyerahan sumbangan

      Hai sobat CAC tidak terasa waktu terus berjalan. Kayaknya sih baru kemaren CAC Yogyakarta merayakan ulang tahunnya yang ke-5 bersama adik-adik asuh dan kakak kakak pendamping serta Koordinator untuk bermain bersama. Namun ulang tahun CAC yang ke-6 kali ini memiliki konsep yang sangat berbeda dengan ulang tahun CAC yang sebelumnya. Dengan rasa syukur dan terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, CAC Yogyakarta dapat merayakan ulang tahunnya yang ke -6 di Panti Asuhan Putri Nurul Yasmin yang bertempat di Jalan Kaliurang KM14 Kroco RT/RW 02/08 Sukoharjo, Ngaglik, Sleman. Ulang tahun CAC yang Ke-6 bertema “CAC Berbagi” ini diadakan pada Hari Minggu, 24 Mei 2015. Acara ini diikuti oleh Teman-teman Nurul Yasmin, Adik-adik Asuh CAC dan kakak Volunteers.

CAC Berbagi dimulai dengan sambutan oleh ketua acara, kak Elok Hardiyati Rusnindyo, sambutan berisi tentang tujuan dilakukannya acara anniversary yang ke 6 dari Yogyakarta Coin A Chance dan ucapan terima kasih serta harapan untuk YCAC. Kemudian dianjutkan dengan Jargon “Selamat Hari Minggu” untuk membangkitkan seluruh peserta baik teman-teman Nurul Yasmin, adik-adik Asuh CAC dan Kakak Volunteers. Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbolisasi rasa syukur Coin A Chance Yogyakarta sudah bisa berjalan selama 6 tahun. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Pembina CAC Jogja, diserahkan kepada ketua panitia dan kemudian diserahkan pengurus panti.

Eits acara masih panjang lohh..! Pada kesempatan kali ini kami mengundang Komunitas Aman untuk mengajarkan betapa pentingnya membuat pertahanan dan perlawanan sederhana sebagai perlindungan diri saat mengalami gangguan di tempat umum. Materi ini diberikan oleh salah satu coach dari Komunitas Aman, Kak Putut. Bersama Coach Putut peserta diajarkan menjaga diri dari ancaman yang berbentuk fisik (Copet, Pukulan,dll) selama 30 menit praktik tangkis menangkis berjalan dengan antusias. Selain diajarkan cara-cara untuk meloloskan diri, kak Putut juga mengajarkan agar kita berani teriak. Tujuannya untuk menggertak lawan dengan mengatakan “TIDAK!”. Selanjutnya latihan teriak juga sebagai latihan untuk menceritakan kejadian yang kita terima kepada orang lain.

Coach Putut mereview inti materi perlindungan diri, inti dari kelas hari itu disingkat dengan istilah KATAKLORITA, yang berarti:

KATAK : Katakan Tidak pada setiap tindak kejahatan yang mengancam diri kita. Untuk itu seseorang harus berani teriak untuk menolak anacaman pada diri kita.
LO : Loloskan diri. Inti dari semua pertahanan adalah meloloskan diri dari ancaman yang terjadi pada diri kita. Untuk itu perlu melakukan pemetaan sederhana disetiap tempat baru yang kita datangi. Pemetaan itu bermaksud untuk mengetahui tempaat sebelah mana yang aman sehingga diri kita bisa berlindung.
RI : Lari, setelah lolos dari kejahatan kita harus lari, bukan untuk membalas. Karena tujuan awal kita untuk menjaga diri buka menyakiti lawan.
TA : Cerita, setiap Tindak Kejahatan yang kita terima harus kita ceritakan kepada orang lain yang kita percaya dan mamou melindungi kita. Bisa jadi bukan kita saja yang menerima kejahatan dari “Penjahat” itu. Dengan kita bercerita makan kejahatan yang telah dilakukan akan terungkap.

CAC berbagi yang sudah dilakukan selama 3 minggu sebelum acara yang berupa Pengumpulan barang bekas (apapun) dari kertas hingga botol. Lalu pada acara ulang tahun CAC Yoagyakarta yang ke-6, hasil dari pengumpulan didonasikan untuk Panti Asuhan Nurul Yasmin. Selanjutnya acara ditutup dengan makan siang bersama dan yang tak peernah ketinggalan foto-foto catik bersama seluruh peserta Ulang tahun kali ini.

Bisa kebayang kan betapa serunya acara ulang tahun CAC Yogyakarta yang ke-6 dengan tema CAC Berbagi. Kata siapa berbagi itu sulit?? Asal ada kemauan, niat, serta ketulusan pasti terlaksana. Sekian dari penulis semoga saja hal ini bisa menginspirasi kamu untuk tetap berbagi kepada siapapun.

SALAM KRINCIIINGGGGG !!!!!!!!!!!

    By Veronika M. Lasmita

This slideshow requires JavaScript.